Pendapatan Adsense di Masa Pandemi Menurun?

Dipublikasikan oleh Muhamad Azhar Fakhri pada

Adsense merupakan salah satu platform iklan yang cukup populer di kalangan blogger dan YouTuber. Dari situs Adsense lah seorang blogger dan YouTuber mendapatkan penghasilan dari kerja keras mereka. Namun, apa jadinya jika pendapatan Adsense bulanan yang mereka idam-idamkan tidak sesuai ekspektasi? Tentunya sebagai seorang blogger atau YouTuber, kalian akan merasa kecewa.

Terlebih di tengah pandemi Virus Corona seperti saat ini, banyak blogger yang mengeluh karena pendapatan bulanan yang mereka dapatkan dari adsense tiba-tiba turun secara drastis. Bahkan tidak hanya pendapatan saja yang turun, melainkan pengunjung harian juga ikut turun. Tentunya momen ini sangat tidak diinginkan oleh para blogger maupun YouTuber.

Namun tahukah kalian jika menurunnya pendapatan Adsense tidak terjadi begitu saja, akan tetapi terdapat beberapa faktor penyebab menurunnya pendapatan Adsense yang perlu kalian ketahui. Emang apa saja penyebab pendapatan Adsense turun? Tanpa basa-basi lagi, langsung saja simak penjelasan berikut ini!

Apa yang Menyebabkan Pendapatan Adsense Turun?

Pendapatan Adsense menurun bisa disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah sedikitnya pengiklan atau advertiser. Seperti yang kita ketahui, saat ini pandemi Virus Corona sedang berlangsung. Dan pastinya, untuk mencegah penularan Virus Corona, kita diwajibkan untuk bediam diri di rumah atau istilah lainnya karantina mandiri.

Apabila kita ambil salah satu contoh iklan yang berhubungan dengan outdoor, seperti iklan yang berkaitan dengan travel, biasanya seorang advertiser dengan kategori travel paham betul jika semua orang dianjurkan untuk tidak keluar rumah, apalagi rekreasi ke tempat wisata.

Sehingga, wajar saja apabila berbagai perusahaan besar yang bergerak di bidang travel, tidak melakukan promosi produk melalui iklan untuk beberapa waktu belakangan ini, karena jika diperhitungkan kembali, hal tersebut terkesan sia-sia.

Walaupun pandemi Virus Corona masih berlangsung sampai saat ini, ternyata ada saja sektor perusahaan yang masih bisa bertahan di dunia periklanan, diantaranya ada sektor retail, kesehatan, dan pertanian. Kemudian sektor yang sulit bertahan ditengah pandemi Virus Corona ada sektor kuliner, konstruksi, wisata, perhotelan, dan lainnya.

Faktor Lain yang Menyebabkan Pendapatan Adsense Turun?

Tahukah kalian, jika ternyata peristiwa turunnya pendapatan Adsense tidak hanya terjadi ketika pandemi Virus Corona saja, melainkan peristiwa turunnya pendapatan Adsense juga sering terjadi ketika akhir tahun atau Bulan Desember.

Mengapa bisa demikian? Hal ini bisa saja terjadi karena pada dasarnya, pada bulan desember biasanya perusahaan-perusahaan tutup buku untuk anggaran tahunan, sehingga tidak banyak perusahaan yang mengeluarkan budget besar di akhir tahun. Akan tetapi, pada akhir tahun terdapat berbagai acara penting, seperti perayaan tahun baru, natal, sampai dengan hari belanja nasional. Sehingga, para advertiser dari berbagai perusahaan seperti retail dan travel tetap mengeluarkan budget untuk iklan dan tidak segan untuk memberikan promo besar-besaran bagi para konsumen produknya.

Walaupun turunnya pendapatan Adsense terjadi pada Bulan Desember, tidak menutup kemungkinan bulan berikutnya, seperti Bulan Januari dan Februari juga kena dampaknya.

Bagi kalian yang sudah lama berkecimpung di dunia YouTube dan blogger, tentunya sudah tidak kaget lagi dengan peristiwa turunnya pendapatan Adsense di akhir tahun. Hal ini memang hal yang lumrah, terlebih lagi di tengah pandemi Virus Corona saat ini. Akan tetapi, jangan sampai semangat kalian dalam ngeblog atau bermain YouTube menjadi menurun seiring pendapatan Adsense yang juga menurun.

Mungkin cukup sekian saja informasi yang dapat saya bagikan pada artikel kali ini. Apabila terdapat pertanyaan yang belum sempat terjawab, kalian bisa manfaatkan kolom komentar di bawah ini untuk bertanya.

Jika dirasa pembahasan pada artikel kali ini sangat menarik, kalian bisa bantu share artikel ini ke akun media sosial kalian, seperti Instagram, Facebook, Twitter, dan lainnya.

Kategori: Ads News

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *